Rabu, 23 April 2014 Masuk
Rabu, 08/09/2010 19:00 WIB

Hukum Anal Seks

Alifmagz - detikRamadan
Jakarta - Tanya:
Bagaimana hukum orang yang melakukan hubungan seks ke anus (anal seks)? Terimakasih, wassalam.

(Suhen)

Jawab:
Tidak boleh! Al-Qur'an surah al-Mu'minun menjelaskan sifat dan sikap orang yang memperoleh keberuntungan. Salah satu di antaranya adalah, Mereka yang memelihara kemaluan mereka, kecuali terhadap pasangan-pasangan mereka (istri/ suami yang sah) dan atau (bagi pria) budak-budak wanita mereka, dan sesungguhnya dalam keadaan seperti ini mereka tidak tercela (QS al-Mu'minun (23): 5-6).

Ayat ini dijadikan dasar oleh sebagian ulama—untuk menyatakan bahwa alat kelamin tidak boleh digunakan untuk pelampiasan nafsu seksual —kecuali melalui hubungan antara pasangan yang sah. Atas dasar ini, mereka membenarkan pengeluaran sperma atau pemuasan seksual suami atau istri yang sah menurut agama, walaupun keluarnya sperma/ tercapainya kepuasan (orgasme) tidak melalui alat kelamin pasangannya.

Satu-satunya anggota tubuh yang dikecualikan oleh mayoritas ulama bagi pemuasan seksual untuk pasangan suami-istri adalah 'menembus jalan belakang'. "Terkutuk yang melakukan hubungan seks dari dubur," begitu sabda Nabi yang diriwayatkan Abû Dâwûd dan an-Nasa'i melalui Abu Hurairah.

(M Quraish Shihab, Dewan Pakar Pusat Studi al-Qur'an)

(Qur'an and Answer ini merupakan kerjasama dengan www.alifmagz.com)


Share: Twitter | Facebook | Email
Baca Juga: Hukum Wanita yang Mewarnai Rambut Jumlah Jamaah Salat Jumat Nishab Emas

Berita Terpopuler: As-Syafiiyah, Taman Al-Quran di Pulo Air Sukabumi Perjalanan Perbankan Syariah di Indonesia (Habis) Beginilah Cinta Rasulullah kepada Anak Yatim Beginilah Kesabaran Rasulullah Saat Dakwah di Thaif

Redaksi: redaksi[at]detikramadan.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
« Back
· News · Sport · Sepakbola · Finance · Hot · Inet · Oto · Food · Health · Foto · TV · Iklan Baris · Travel · Wolipop · PasangMata · myTrans · Trafik