Jumat, 20 Oktober 2017
Jumat, 21/08/2015 16:50 WIB

Lancar Berbahasa Inggris dengan Aksen Sempurna, Penting atau Tidak?

Hestianingsih - wolipop
Lancar Berbahasa Inggris dengan Aksen Sempurna, Penting atau Tidak?Dok. Thinkstock
Jakarta - Bisa lancar berbahasa Inggris dengan aksen yang fasih, bagi beberapa orang menjadi kebanggaan tersendiri. Tak jarang orang Asia yang berbicara dengan aksen Inggris maupun Amerika mendapat pujian dan dianggap lebih berkualifikasi dalam pekerjaannya. Benarkah demikian? Apakah berbicara dengan aksen tertentu saat berbahasa Inggris jadi hal penting, terutama dalam dunia kerja?

"Kalau untuk membuat teman terkesan, ya (mungkin penting). Tapi kalau tujuannya untuk berkomunikasi dengan orang lain, aksen tidak terlalu penting. Saya pun masih beraksen Indonesia. Tapi yang terpenting adalah Anda bisa berkomunikasi dengan benar. Bisa pakai aksen adalah nilai lebih," jelas Country Manager English First (EF) English Centers Patricia Setyadji saat bincang dengan Wolipop di EF Adult Center Kuningan City, Jl. Prof Dr. Satrio Kav 8, Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2015).

Patricia menambahkan, di cabang EF di China, sebagian besar staf dan pengajarnya pun masih memiliki aksen Asia ketika berbahasa Inggris dan itu tidak menjadi halangan bagi mereka untuk sukses berkarier. Menurut wanita yang telah belajar bahasa Inggris sejak kecil ini, aksen bukanlah komponen utama dalam melihat kemampuan berbahasa seseorang.

"Mungkin membantu untuk mengesankan lebih banyak orang, punya kesempatan lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan internasional. Namun menurut saya hal pertama yang harus ditanamkan dalam pola pikir orang adalah bukan aksen yang sempurna tapi bicara bahasa dengan benar," tutur Patricia.

Academic Operations Manager English First Andy Lockley menambahkan, dari kacamata dirinya sebagai warga asli Inggris, setiap orang memiliki warnanya tersendiri dan sudah sepatutnya bangga akan negara kelahirannya. Namun ia tidak memungkiri bahwa memang banyak orang yang merasa bangga jika bisa berbicara bahasa Inggris dengan aksen yang fasih, baik itu aksen Amerika maupun Inggris.

"Lebih penting menggunakan suaramu sendiri, aksen Indonesia. Apakah kamu mau menyangkal budayamu sendiri atau ingin menjadi seorang Amerika? Itu terserah individu masing-masing," ucap pria asal Inggris ini.

Andy sendiri lebih suka mendengar orang yang berbicara bahasa Inggris dengan aksen negaranya masing-masing. Dengan begitu, dia jadi mengenali dari mana orang yang sedang diajaknya bicara itu berasal.


(hst/hst)

belajar bahasa inggris aksen bahasa inggris


Berita Terkait: Tips Sukses Belajar Bahasa Inggris Sendiri Tanpa Ikut Kursus
Baca Juga

Most Read: Jeans Compang-camping Eksis di Fashion Week Tokyo, Berani Pakai? Foto: Gaya Seksi Ines Rau, Transgender Pertama yang Jadi Model Playboy Foto: Intip Pesona Tomomi Takano, Petinju Cantik dan Seksi Asal Jepang Kisah Pilu Wanita yang Fotonya Tanpa Busana Disebar Selingkuhan Suaminya
Untuk akses lebih cepat install detikcom for iPhone Back «
News · Sport · Sepakbola · Finance · Hot · Inet · Food · Oto · Health · Bandung · Surabaya · Foto · Iklan Baris · Lalu Lintas